Aksi Unjuk Rasa Warga Plosoarang Sanankulon

0
369
Demo Bumdes
Demo Bumdes

Info Blitar – Rabu (2/11) Ratusan personil Polres Blitar mengamankan aksi unjuk rasa yang dilakukan ratusan warga Desa Plosoarang Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar yang dilaksanakan di depan Kantor DPRD Kabupaten Blitar di Kanigoro.

ratusan massa Aliansi Masyarakat Plosoarang kemarin mendatangi Kantor DPRD Kab Blitar. Koordinator aksi 3 dusun Aliansi Masyarakat Plosoarang, Mahendra mengatakan masalah ini berawal dari indikasi warga yg merasa dibodohi dengan praktek penyimpangan, penyelewengan & arogansi Kaur Keuangan Desa Plosoarang Sanankulon, lelaki inisial SW yg selalu memberi persetujuan pengajuan pinjaman untuk keluarga dekat & keluarga besar di Unit Simpan Pinjam dibawah BUMDES, tetapi untuk warga umum kebanyakan tidak disetujui.

Kecurigaan warga terbukti ketika dilakukan mediasi pada 14 September 2016 di ruang Kepala Desa Plosoarang SW mengaku sebagai bendahara BUMDES. Sementara saat Musdes 15 September 2016 diketahui pada laporan keuangan SW bukan bendahara BUMDES. Dari Musdes itu juga diketahui jika laporan keuangan dinilai tidak layak & penuh rekayasa karena tidak disertai bukti2 transaksi termasuk tidak adanya laporan pertanggungjawaban. Dari beberapa fakta itu, warga sepakat menyebut ada monopoli pengelolaan unit BUMDES atas personal & menuntut SW mundur dari jabatannya sebagai Kaur Keuangan Desa Plosoarang.

Baca juga  Truk Muat Pasir yang Terguling di Sabuk DAM 6 Kali Putih Gandusari

Baca : 3 Anggota DPRD Kab. Blitar Positif Amphetamine

Ketua Komisi IV DPRD Kab Blitar, Lutfi Azis yg menerima 10 perwakilan warga saat mediasi di ruang rapat Komisi IV mengatakan pihaknya langsung turun ke lapangan karena SW memang dinilai mempunyai jabatan ganda. Selain sebagai Kaur Keuangan Desa Plosoarang, SW juga sebagai pengurus di BUMDES terutama di unit simpan pinjam. Padahal sesuai aturan dari Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Kab Blitar, pejabat dilarang merangkap jabatan sebagai pengurus BUMDES. Khusus untuk laporan keuangan yg dinilai tidak layak & penuh rekayasa, dewan akan berkoordinasi dengan Inspektorat untuk pemeriksaan. Prioritas utama penyelesaian sementara untuk kasus ini lebih ke re-organisasi BUMDES Desa Plosoarang.

Kepala Desa sekaligus Komisaris BUMDES Plosoarang, M Jemik mengaku masih akan berkoordinasi dengan Bapemas Kab Blitar terkait solusi penanganan masalah ini. (Hmsblt)