Belum Ada Regulasi Tentang Usaha Pertamini yang Menjamur di Kab. Blitar

0
310
Fenomena Usaha Pertamini
foto ilustrasi, dari antara

Info Blitar –┬áBupati Blitar, Rijanto mengatakan fenomena Pertamini yang semakin marak & berkembang cukup cepat di Kab Blitar membuat Pemkab Blitar merasa kecolongan karena sampai saat ini masih belum jelas aturan atau regulasinya, namun jumlahnya justru semakin banyak.

Saat ini pihaknya tengah mencocokkan jenis usaha Pertamini dengan regulasi yang sudah ada karena untuk nama Pertamini merupakan nama usaha baru yang secara umum belum ada aturannya. Bupati meminta lebih baik masyarakat menghindari usaha yang belum ada regulasi atau ijin yang mengatur karena belum diketahui segi keamanannya baik untuk pemilik usaha atau konsumen. Saat ini, Pemkab Blitar terus melakukan pemantauan & juga pengaturan regulasi tentang Pertamini di kab Blitar.

Sekretaris Komisi II DPRD Kab Blitar, Sutoyo mengatakan usaha penjualan bahan bakar Pertamini sampai saat ini masih ilegal karena belum ada regulasi yang mengatur. Pihaknya akan segera mengumpulkan instansi terkait seperti Disperindag Kab Blitar untuk merumuskan masalah Pertamini & mengatur regulasi yang jelas apakah juga dikategorikan pedagang eceran atau ada aturan lain. Namun menurutnya, dari segi ekonomi, Pertamini memberikan efek positif karena menjadi peluang masyarakat kab Blitar meski tetap setiap usaha harus memilki ijin & regulasi yang jelas.

Baca juga  Blitar Night Walk Bersama Bapak Walikota Blitar

Kabid Perdagangan Disperindag Kab Blitar, Sri Astuti mengakui pihaknya siap dipanggil & mendiskusikan tentang Pertamini karena selama ini pihaknya masih belum menemukan aturan tentang usaha Pertamini yang merupakan jenis usaha baru. Selama ini Disperindag bersama dengan pihak PTSP Kab Blitar belum mendapatkan permohonan ijin dari para pemilik usaha Pertamini & belum pernah ada aduan adanya pihak yang dirugikan dengan usaha Pertamini. Kata dia, setiap usaha yang dilakukan masyarakat juga harus dipastikan keamanannya agar tidak menimbulkan permasalahan & juga dampak buruk bagi masyarakat.

Plt Kepala Disperindag Kota Blitar, Ariyanto mengatakan banyaknya penjual bahan bakar minyak (BBM) Pertamini di beberapa daerah lain seperti di kab Blitar menjadi perhatian Disperindag Kota Blitar. Pihaknya akan melakukan survey lapangan untuk mengetahui keberadaan Pertamini di Kota Blitar. Ia memastikan sampai saat ini belum ada regulasi yang jelas terkait usaha Pertamini sehingga jika warga nekat membuka usaha ini bisa dinyatakan usaha berdiri secara ilegal. Sampai saat ini belum ada laporan terkait usaha Pertamini di kota Blitar. Namun jika nanti ditemukan warga kota Blitar mendirikan usaha Pertamini sebelum ada regulasi yang jelas, pihaknya akan segera memanggil pemilik usaha. [foto ilustrasi, dari antara. nit-apr]