Bergerak Berdaya Desa Wates Bersama KKN 97 UMM

0
233
KKN 97 UMM Desa Wates
KKN 97 UMM Desa Wates

Info Blitar – Mewujudkan masyarakat desa sejahtera dan mandiri memang tidak lah mudah, memerlukan sinergisitas baik perangkat desa dan seluruh elemen masyarakat. KKN 97 UMM ingin memberikan yang terbaik kepada desa wates kec wates, kab Blitar dengan melibatkan sinergisitas dari seliruh elemen masyarakat untuk mewujudkan hal tersebut. mahasiswa KKN 97 UMM memeberikan edukasi kepada masyarakat berbentuk pelatihan KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari), pembuatan pupuk organik, pembuatan nugget dari bahan jagung sampai dengan pelatihan pelabelan dan pemasaran. “Kaum Tani merupakan kelasnya sosial yang pokok karena masyarakat desa memiliki pengaruh perekonomian baik oleh peran petani dan perkumpulan ibu PKK yang juga sebagai peran wanita tani yang turut berjuang, maka keterlibatan dalam program pemberdayaan perlu dilakukan untuk kemajuan perekonomian masyarakat desa”. Ujar Syahrul Moch. Ardyansyah Mahasiswa Fakultas Teknik selaku Kordes KKN 97 UMM.

Program pemberdayaan tersebut terbagi dalam beberapa sektor yang terangkum dalam Divisi Ekonomi, Sosial Budaya, dan Pendidikan sebagai aspek pokok dalam masyarakat. Serta juga bekerja sama dengan pemerintah setempat baik tingkat kabupaten melalui Dinas Pertanian Kabupaten Blitar yang melakukan Penyuluhan Pertanian, tingkat kecamatan melalui pengobatan gratis tingkat kecamatan bersama kelompok KKN dari desa lain di kecamatan wates yang bekerja sama dengan RSU Aminah dan perangkat desa. Sehingga nantinya pemberdayaan tersebut mampu berjalan secara berkesinambungan dan tepat guna. “Program itu sangat baik dan desa juga mendukung penuh dan bersinergis agar mampu berlanjut ke depannya dan dapat dikembangkan” . Menurut pernyataan Kepala Desa Wates Bapak Sutopo Cahyono.

Baca juga  Sosialisasi Sekolah Kedinasan Diikuti Ratusan Siswa

Program ini pun menadapatkan antusiasme yang sangat baik dari warga. Menurut ibu Endang warga RT 12 pembuatan kprl adalah hal yang baru bagi saya dan warga sini, sama halnya yang dimaksud oleh Tommy Angger Prambudi Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMM selaku ketupel memang menginginkan KRPL ini sebagai metode penanaman dengan memanfaatkan lahan yang ada. sedangkan pembuatan nugget diselenggarakan oleh divisi ekonomi dengan memanfaatkan jagung sebagai bahan utamanya,dengan harapan pelatihan pembuatan jagung ini embuat para ibu-ibu dapat menyajikan makanan yang lebih bergizi dengan harga yang terjangkau. menurut ibu Turi Istri kepala desa yang juga sebagai ketua PKK berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan terus bahkan ketika adek adek KKN ini sudah pulang dan pelatihan labeling ini semoga juga bermanfaat bagi ibu ibu yang punya usaha produk makanan dan minuman. kegiatan KKN ini akan berlangsung hingga tanggal 24 agustus namun harapan dari para mahasiswa KKN ini yakni kegiatannya tetap dijalankan sepulang KKN agar tetap berkesinambungan dan kontinyu.
Redaksi : Tim Humas-PDD