CSR BNI 46 dan Program USAID APIK dapat Apresiasi dari Pemkab Blitar

0
281
CSR BNI 46 dan Program USAID Apik dapat Apresiasi dari Pemkab Blitar
CSR BNI 46 dan Program USAID Apik dapat Apresiasi dari Pemkab Blitar

Info Blitar – Pemerintah Kabupaten Blitar gencar melakukan komunikasi dengan pihak perbankan maupun badan-badan internasional yang menawarkan program untuk pemerintah kabupaten/kota di Indonesia. Program tersebut semata-mata untuk kemudahan dan kesejahteraan masyarakat. Ini seperti yang dilakukan oleh BNI 46  dengan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa gerobak sampah dan USAID APIK dengan programnya yang bertujuan mengelola resiko bencana dan iklim. Bupati Blitar, Drs. H.Rijanto, MM menerima secara simbolis CSR gerobak sampah dari BNI 46 serta menandatangani Perjanjian Kerjasama antara Adaptasi Perubahan Iklim dan Ketangguhan (APIK) di Lantai 2 Kantor Bupati Blitar di Kanigoro, Kamis (23/2).   

Pemerintah Kabupaten Blitar termasuk 7 kabupaten/kota yang menjalin kerjasama dengan USAID APIK, yakni Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat yang menawarkan program Adaptasi Perubahan Iklim dan Ketangguhan. Program berdurasi lima tahun dari USAID ini untuk membantu Indonesia dalam mengelola risiko bencana dan iklim. Termasuk mengintegrasikan adaptasi perubahan iklim dan pengurangan risiko bencana dari level lokal hingga nasional. APIK menggunakan pendekatan bentang alam, dan bekerja langsung bersama masyarakat BMKG dan sektor swasta untuk secara proaktif mengelola risiko bencana terkait iklim. Selain itu memperkuat kapasitas para pemangku kepentingan dalam memahami dan mengomunikasikan informasi iklim. Hal ini dikemukakan Direktur USAID APIK, Paul Jefrey dihadapan undangan yang hadir seperti seluruh Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar dan Camat.

Ditegaskan pula, selama ini masyarakat kesulitan memprediksi cuaca. Terlebih cuaca ekstrim seperti sekarang ini. Kedepan diharapkan, informasi tentang cuaca dan iklim yang diterima masyarakat dan BMKG, sama. Dengan demikian masyarakat bisa menentukan kegiatan yang akan dilakukan. Ini juga penting bagi nelayan dan petani. Dan sekarang ini USAID APIK sudah melakukan kajian. Kajian ini sebagai dokumen USAID APIK untuk menginformasikan ke daerah sebagai kerangka kerja dalam rangka mengatasi perubahan iklim dan mengurangi resiko bencana. Harapannya Jawa Timur sebagai pilot project. Mengingat, USAID APIK ini selain di Jawa Timur juga menjalin kerjasama di beberapa wilayah di Indonesia seperti, Maluku (khususnya pulau-pulau terkecil) dan Sulawesi Tenggara (pesisir Kendari). Seperti diketahui, selain Kabupaten Blitar, kabupaten/kota yang menjalin kerjasama dengan USAID APIK yakni Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Jombang, Kabupaten  Malang, Sidoarjo, Kota Batu dan Kota Malang.

Baca juga  Pemkot Akan Bangun Taman 3D di Kepanjen Kidul Tahun Ini

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blitar yang didampingi Plt. Sekretaris Daerah dan Kepala Bappeda Kabupaten Blitar menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi baik kepada BNI 46 maupun USAID APIK. Gerobak sampah semoga bisa bermanfaat bagi pemerintah desa. Juga sebagai penyemangat  untuk mendorong masyarakat membuang sampah pada tempatnya, termasuk cara pengolahannya. Jadi sampah harus dipilih dan dipilah, baik organik maupun anorganik. Sementara itu terkait APIK, orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini menyampaikan program ini memang harus diteruskan, mengingat 80% Kabupaten Blitar wilayah pertanian. Diharapkan dengan program ini OPD terkait respon, karena sebagai tindak lanjut visi Bupati/Wakil Bupati Blitar, Menuju Kabupaten Blitar Lebih Sejahtera, Maju dan Berdaya Saing. Usai acara, Bupati Blitar menyerahkan secara langsung gerobak sampah kepada tiga Kepala Desa, yakni Kepala Desa Bacem Kecamatan Sutojayan, Kepala Desa Kolomayan Kec. Wonodadi dan Kepala Desa Ploso Kecamatan Selopuro yang diwakili oleh Camat Selopuro.  Menurut informasi dari perwakilan BNI 46, Diah Indrawati, ada sekitar 18 proposal yang masuk untuk bisa mendapatkan gerobak sampah. Namun sementara hanya bisa memberikan 3 gerobak sampah kepada 3 desa di Kabupaten Blitar. (Humas)