Efektifnya Budidaya Lele Sistem Booster, Pemkot Mulai Gencarkan Bersosialisasi

0
293
Budidaya Lele Sistem Booster
Ilustrasi Budidaya Lele Sistem Booster. Foto dari Patillele

Info Blitar – Saat ini Pemkot Blitar melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar berupaya menggencarkan sosialisasi budidaya ikan lele dengan sistem Booster. Lahan yang sempitpun bisa dimanfaatkan untuk budidaya lele, baik dengan kolam terpal maupun beton. Kontruksinya harus ada bak pembuangan di tengah-tengah dasar kolam.

Ir. Riyanto Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dan Perikanan Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Kota Blitar pada Selasa (28/02), mengatakan bahwa budidaya sistem booster dinilai sangat efektif, karena dapat menghasilkan panen melimpah, dengan ikan yang dihasilkan berkualitas dan higienis. Pakan yang diberikan berkualitas, berupa hasil fermentasi. Sehingga lendir pada ikan lele cenderung sangat sedikit. Menurut Riyanto/ dengan metode ini, dalam waktu 3 hingga 4 bulan, benih ikan lele ukuran 10-15 cm yang disebar, mampu tumbuh pesat. Ketika dipanen dalam 1 kg berisi 6-8 ekor.

Baca juga  Stigma dan Diskrimiasi Terhadap Orang Dengan HIV Aids Harus Diluruskan

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam budidaya ikan lele sistem booster, manajemen kualitas air dan dasar kolam. Kunci utama kesuksesan menjaga kebersihan kolam, sehingga harus rutin membuang kotoran ikan. Berikutnya manajemen pakan, untuk memastikan pakannya berkualitas. Diupayakan agar pakan selalu tersedia di dalam kolam. Jadi, seperti dengan keadaan aslinya di alam. Sehingga harus mengatur frekuensi pemberian pakan dengan tepat, sekaligus menambahkan multivitamin atau suplemen booster. Terakhir, manajemen kesehatan ikan lele, sekaligus pengendalian pathogen. Caranya dengan membuang kotoran secara teratur, menggunakan antiseptik agar air lebih steril dan menebarkan probiotik keesokan harinya.(ram)