Ijin Pembangunan Pabrik Gula di Rejoso Binagun Belum Jelas

0
353
Pabrik Gula
Ilustrasi Pabrik Gula. Foto dari swasembada

Info Blitar – Ketua Komisi I DPRD Kab Blitar, Endar Suparno mengakui pihaknya mendapat surat dari masyarakat desa Rejoso Binangun tentang proses pembangunan pabrik gula yang ijinnya belum jelas. Setelah dilakukan sidak pada Senin 20 Februari 2017, Komisi I menemukan banyak aturan yang tidak sesuai dan belum terpenuhi. Kata dia, kondisi jalan banyak yang rusak akibat proses pembangunan pabrik gula itu.

Selain itu, pihaknya juga menemukan unsur pidana karena pengalihan fungsi dan merubah bentuk area lahan yang bukan miliknya di antaranya penyerobotan akses jalan desa seluas 840 meter persegi sepanjang 300 meter dari pihak pabrik.

Menurutnya, ijin pendirian pabrik gula tersebut masih belum lengkap namun pendirian pabrik sudah dilaksanakan. Pihaknya akan segera memanggil pihak terkait untuk mencari solusi dari pembangunan pabrik gula tersebut.

Baca juga  4 Sekawan Remaja Pelaku Pembobolan Konter Handphone Berhasil Diringkus Polisi

Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kab Blitar, Molan mengatakan ijin yang dikeluarkan Pemkab Blitar hanya ijin lokasi untuk pembangunan, sedangkan untuk ijin seperti ijin prinsip dari Pemprov Jatim, HO, ijin industri dan ijin lain masih belum diproses sehingga belum dikeluarkan.

Kepala Desa Rejoso, Wawan Aprilianto saat dikonfirmasi terkait perijinan pabrik gula itu, mengaku masih menjabat sebagai Kepala Desa pada saat perijinan dilakukan di 2011 namun masa jabatannya habis tahun 2014 dan tidak tahu lagi kelanjutannya.

Sekretaris Desa yang saat itu menjadi Pjs (pejabat sementara) Sukarwan membenarkan adanya pemakaian akses jalan desa untuk proses pembangunan pabrik. Sampai saat ini kata dia, belum ada kejelasan apakah tanah itu nantinya akan dibeli atau ditukar guling. -nit