Musim Penghujan Petani Tembakau Terancam Gagal Panen

0
318

Info Blitar – Petani tembakau di Blitar terancam gagal panen. Hal ini lantaran musim penghujan mengakibatkan tanaman tembakau busuk dan rusak, bahkan produksi tembakau menurun drastis hingga lima puluh persen. Akibatnya, petani merugi hingga ratusan juta rupiah

Baca : Video Musim Penghujan Petani Tembakau Terancam Gagal Panen

Tanaman tembakau berbeda dengan jenis tanaman polowijo dan lainnya. Karena untuk tanaman kebutuhan air tidak banyak diperlukan saat proses penanaman sehingga memasuki musim penghujan yang tidak menentu ini para petani tembakau justru merasa resah lantaran hasil tanamannya terancam gagal panen

Kondisi tersebut salah satunya di alami petani tembakau di wilayah desa Plosorejo kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar. Sejumlah petani terpaksa harus memanen dini, hal ini untuk menysiasasi agar petani tidak menderita kerugian yang bertambah besar/

Baca juga  Telat Bayar Cicilan, Truk Dirusak

Menurut salah satu petani tembakau, pada musim panas kemarin lahan tembakau seluas satu hektar miliknya mampu menghasilkan puluhan kwintal tembakau kering, namun pada musim panen kali ini hanya menghasilkan beberapa kwintal saja.

Sementara itu, saat ini harga tembakau jenis sampurna terbilang naik dari harga sebelumnya. Kenaikan harga mencapai tiga ribu rupiah perkilogramnya, untuk kualitas bagus dari harga 37 ribu rupiah kini melonjak naik menjadi 40 ribu rupiah untuk satu kilonya. Sedangkan untuk kualitas yang kurang baik hargnya berkisar antara 23 ribu rupiah perkilogramnya.

Untuk itu, petani berharap ada kebijakan pemerintah melindungi petani. Jika tidak nasib petani akan gulung tikar, pasalnya selama ini  nasib petani tembakau di kabupaten Blitar nyaris tidak pernah disentuh oleh dinas  terkait (aros)