Ngaku Cucu Bung Karno, Tipu Orang 2 Milyar

0
491
penipu ngaku cucu bung karno
penipu ngaku cucu bung karno

Info Blitar – Wanita inisial RI (54) warga Sukabumi Jawa Barat berhasil ditangkap tim Satreskrim Polres Blitar karena telah melakukan penipuan dengan modus mengaku sebagai cucu dari mantan Presiden RI Soekarno dan memiliki aset harta karun berupa emas lantak, Kamis (22/12).

Kapolres Blitar AKBP Slamet Waloya, S.H, S.I.K mengatakan penangkapan RI ini berdasarkan beberapa Laporan yang masuk ke Polres Blitar tentang penipuan yang dilakukan RI. Saat melancarkan aksinya RI mengatakan kepada korbannya jika dia merupakan cucu dari Soekarno dan memiliki aset dari Soekarno berupa harta karun berbentuk emas batangan. RI mengajak korbannya untuk berkerja sama mengelola harta karum tersebut dan para korbannya pun tergiyur sehingga mau menuruti persyaratan yang diberikan RI. Persyarakatan tersebut diantaranya, pelaku meminta para korbannya untuk membuat sebuah padepokan dan untuk mendirikan padepokan tersebut membutuhkan banyak uang. Para korban pun percaya sehingga mentransfer uang mulai dari Rp. 5.000.000 hingga Rp. 30.000.000 yang dilakukan secara berulang – ulang. Namun hingga saat ini emas dan harta karun lainnya yang dijanjikan oleh pelaku tidak ada realisasinya sehingga para korban ini melapor ke Polres Blitar.

Baca juga  Warga Sutojayan yang Meninggal Dunia Tersengat Listrik

“dalam modusnya pelaku mengiming – imingi para korbannya berupa emas batangan dan harta karun lainnya yang di klaim milik Soekarno, namun hingga saat ini pelaku tidak bisa merealisasikan harta karun tersebut akhirnya para korban ini melapor ke Polres Blitar.” ungkap AKBP Slamet Waloya, S.H, S.I.K.

AKBP Slamet Waloya, S.H, S.I.K juga mengatakan dari kejadian ini kerugian materil yang diderita para korban mencapai Rp. 2 Milyar. Dan dari tangan pelaku polisi berhasil menyita barang bukti berupa 1 buah mobil Honda Jazz, 100 lembar uang 100 ribu Dollar amerika yang diduga palsu, dan dokumen – dokumen yang digunakan untuk meyakinkan para korbannya. Saat ini kasus penipuan ini masih terus dalam pengembangan Satreskrim Polres Blitar. (hmsblt)