Pekan Kelambu, Bupati dan Wakil Bagikan Kelambu di Serang dan Tambakrejo

0
156
Pekan Kelambu
Pekan Kelambu, foto dari Tempo

Info Blitar – Pemerintah Kabupaten Blitar sangat peduli terhadap kesehatan masyarakat, satu diantaranya dengan membagikan kelambu anti nyamuk malaria kepada masyarakat di beberapa desa yakni Desa Serang Kecamatan Panggungrejo, Desa Tambakrejo Kecamatan Wonotirto, Desa Ringinrejo Kecamatan Wates, dan Desa Bululawang Kecamatan Bakung. Pembagian kelambu secara simbolis oleh Bupati Blitar, Drs. H.Rijanto, MM  di Desa Serang dan Wakil Bupati Blitar, Marhaenis di Desa Tambakrejo, Selasa (4/4) ini bertujuan untuk mengantisipasi terjangkitnya penyakit malaria yang disebabkan oleh nyamuk jenis anopheles.Melalui kegiatan Sosialisasi Pekan Kelambu Malaria Fokus Dalam Rangka Bebas Malaria di Kabupaten Blitar Tahun 2017 ini, diharapkan Kabupaten Blitar bisa mempertahankan kabupaten yang bebas malaria. Pasalnya, Kabupaten dengan julukan Seribu Candi ini telah dinyatakan bebas malaria. Hal ini disampaikan oleh Bupati Blitar, Drs. H.Rijanto, MM dalam sambutannya diacara tersebut di Desa Serang, Kecamatan Panggungrejo.

Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini juga menegaskan  bahwa, pemakaian kelambu harus dimaksimalkan. Selain itu masyarakat juga harus menanamkan pola hidup bersih dan sehat. Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Bupati Blitar, Marhaenis di Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto. Wakil Bupati Blitar mengungkapkan pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat. Tujuannya masyarakat bebas dari penyakit. Mantan Ketua DPRD Kabupaten Blitar ini juga memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan yang telah membagikan sekitar 300 kelambu kepada masyarakat pesisir pantai. Diharapkan masyarakat menggunakan kelambu anti nyamuk malaria tersebut sesuai dengan petunjuk penggunaan.  Kelambu ini berbeda dengan kelambu biasa karena mengandung pestisida yang aman bagi kesehatan. Wakil Bupati Blitar juga menyerukan agar pihak kecamatan, pemerintahan desa, sekolah dan Muspika bersinergi, selalu menjaga kondisi tetap aman, kondusif dan bersama-sama menjaga kesehatan, diantaranya supaya penyakit malaria tidak menjangkit lagi di Kabupaten Blitar. Atau dengan kata lain, harus tetap melakukan antisipasi terhadap penyakit ini.

Baca juga  Wanita Paruh Baya Hilang Sejak Februari, Ditemukan Membusuk di Hutan Tepas Kesamben

Didampingi Wakil Ketua TP PKK, Ny.Untari Marhaenis, Wakil Bupati Blitar ini juga menceritakan bahwa pada masa penjajahan di pesisir pantai selatan terjangkit wabah malaria. Untuk itu diharapkan semua pihak bersama-sama melakukan langkah antisipasi terhadap ancaman nyamuk anopheles ini.

Seperti diketahui, kegiatan Sosialisasi Pekan Kelambu Malaria Fokus Dalam Rangka Bebas Malaria di Kabupaten Blitar Tahun 2017 ini dilakukan oleh 9 kabupaten/kota di Jawa Timur. Untuk wilayah Kabupaten Blitar, baik Bupati Blitar maupun Wakil Bupati Blitar menyerahkan secara simbolis kelambu, masing-masing 300 buah kepada masyarakat. Rabu (5/4) rencananya kegiatan serupa akan dilaksanakan di Bululawang Kecamatan Bakung dan Ringinrejo Kecamatan Wates.(Humas)