Pemkot Susun Perda Penertiban Anjal-Gepeng

0
151
Penertiban Anjal Gepeng
Ilustrasi Penertiban Anjal Gepeng. Foto dari Medanhendlines

Info BlitarSelama ini Dinas Sosial Kota Blitar bersama pihak terkait seringkali melakukan operasi atau razia terhadap Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) seperti anak jalanan (anjal) dan gelandangan pengemis (gepeng). Namun seringkali yang tertangkap harus dilepas kembali, karena Kota Blitar belum memiliki tempat penampungan. Drs. Ec. Priyo Istanto Kepala Dinas Sosial Kota Blitar pada Rabu (08/03), mengatakan bahwa rata-rata anjal dan gepeng yang beroperasi diwilayah Kota Blitar, berasal dari luar kota. Sehingga pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Setelah dilakukan pembinaan, mereka dilepas kembali. Khusus yang berasal dari Kota Blitar, langsung dikembalikan kepada keluarganya.

Menurut Priyo, akhir-akhir ini keberadaan anjal dan gepeng cukup meresahkan. Apalagi beberapa saat yang lalu, anak-anak punk diindikasikan menculik anak dibawah umur dari luar Kota Blitar, kemudian membawanya ke Kota Blitar untuk mengamen. Agar hal itu tidak terulang kembali, pihaknya akan menggencarkan razia. Namun juga dibarengi dengan penyusunan payung hukum berupa peraturan daerah tentang penertiban. Agar petugas tidak dikatakan melanggar hak asasi manusia, ketika melakukan penertiban di jalan.(ram)

Baca juga  1 Sumur PDAM Mengalami Pendangkalan, Pelayanan Tidak Optimal