Pungli: Tiga Orang Petugas Pungutan di Pasar Tumpah Kesamben Terjaring Operasi Tangkap Tangan

0
154
Wawancara Kapolres Blitar
Wawancara Kapolres Blitar

Info Blitar – Tim saber pungli polres Blitar kembali menunjukkan taringnya. Buktinya, tiga orang petugas pungutan di pasar tumpah Kesamben, masing masing Bibit susanto, Edi purnomo serta seorang oknum pegawai kontrak dinas perhubungan blitar, Juwito, berhasil terjaring Operasi Tangkap Tangan, OTT dengan barang bukti uang senilai 1.548.000 rupiah.

Ketiganya tertangkap tangan saat menjalankan pungutan liar dengan alasan untuk biaya ketertiban serta uang kebersihan di areal pasar tumpah. Kepolres Blitar, AKBP Slamet Waloya dalam jumpa persnya dengan wartawan di mapolres blitar, Rabu siang (01/03) menjelaskan, ketiga pelaku ini menarik pungutan sebesar 2000 hingga 5000 rupiah per pedagang yang jumlahnya ratusan.

Pungutan ini dilakukan di areal pasar tumpah, tepat di depan Kantor Desa Kesamben, Kabupaten Blitar. Dan parahnya, pungutan ini telah dilakukan sejak tahun 2010 lalu.

“Tim Saber Pungli polres berhasil melakukan OTT terhadap tiga orang pelaku pungutan liar dan diamankan uang hasil pungutan sebesar 1.548.000 rupiah,” jelas Slamet waloya.

Slamet menambahkan, jika dana pungutan yang terkumpul ini, selain untuk honor ketiga pelaku juga diduga kuat mengalir ke sejumlah oknum perangkat desa serta Bumdes Kesamben. Jumlah dana yang mengalir ke pihak luar besaranya bervariasi, antara 70 ribu rupiah hingga 900 ribu rupiah per bulan. juga terdapat dana sisa sekitar 1 juta per bulan, untuk keperluan tidak terduga seperti kebersihan jalan, saluran air dan ganti lampu mati.

Baca juga  Mobil Terbalik di Kalilegi Selorejo Karena Hindari Kendaraan Lain

“jadi ketiga pelaku ini mendapatkan honor bulanan antara 600 ribu hingga 700 ribu per bulan, sementara ada uang yang mengalir ke oknum ketua Bumdes serta kepala desa,” imbuh orang nomor satu di Polres Blitar ini.

Lebih jauh disebutkan, jika pungutan liar yang dilakukan di pasar tumpah Kesamben ini tidak memiliki dasar hukum sehingga meresahkan para pedagang di pasar tumpah. Ketiga pelaku ini kini masih menjalani pemeriksaan intenstif di ruang Reskrim Mapolres Blitar. “berdasarkan informasi Kades Kesamben, bahwa pungutan liar ini tidak didukung oleh adanya Perdes,”pungkas Slamet waloya.(reportasenews.com/hmsblt)