Ratusan Masyarakat Menggelar Aksi Unjukrasa di Depan Kantor Pemkab Terkait Pembangunan Pabrik Gula Rejoso

0
180
Demo Pabrik Gula Rejoso
Demo Pabrik Gula Rejoso. Foto Raden Bagus

Info Blitar – Sekitar 300 massa yang tergabung dalam Gerakan Pembaharuan Indonesia (GPI) & masyarakat sekitar Pabrik Gula Rejoso Binangun siang tadi menggelar aksi  unjuk rasa di depan Kantor Pemkab Blitar di Kanigoro.

Ketua GPI Blitar, Joko Prasetyo menyatakan massa menuntut  Pemkab Blitar mencabut Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk Pabrik Gula Rejoso Manis Indo (RMI) di Binangun karena diduga tidak sesuai dengan persyaratan2 untuk menerbitkan IMB.

Menurut Joko, terbitnya IMB ini tidak sesuai dengan mekanisme penerbitan IMB, seperti adanya tanda tangan kepala desa setempat & adanya sertifikat atau surat perjanjian penggunaan tanah yang akan didirikan bangunan.

Massa juga meminta pemerintah & penegak hukum untuk mengusut tuntas adanya dugaan pidana dalam pengadaan tanah  Pabrik Gula Rejoso Manis Indo.

Baca juga  Kantor Imigrasi Kelas II Blitar Intensifkan Pengawasan Warga Asing

Kata Joko,  pendirian pabrik gula ini juga dinilai tidak sesuai dengan tata ruang Pemkab Blitar. Joko memastikan  GPI & masyarakat sekitar pabrik gula akan membawa kasus ini hingga ke Presiden RI jika Pemkab Blitar tidak menyelesaikan persoalan ini.

Perwakilan massa GPI ditemui oleh Kepala Bakesbangpol Kab Blitar, Achmad Husain. Dalam mediasi yang dilakukan, Achmad Husain mengaku akan memfasilitasi keinginan masyarakat & segera mencari dasar hukum terkait persoalan yang dikeluhkan massa terkait penerbitan IMB Pabrik Gula Rejoso. [apr]