Seorang Pria yang Diduga Gangguan Jiwa Aniaya 7 Orang

0
375
Pria kademangan aniaya 7 warga
Pria kademangan aniaya 7 warga

Info Blitar – Sebanyak 7 warga Desa Plumpungrejo Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar menjadi sasaran amukan DM (40) warga setempat. Dari kejadian ini satu warga bernama Kasirin (63) tahun meninggal dunia saat perjalanan menuju RS. Budi Rahayu Blitar, dan Samuji (80) mengalami kritis karena luka berat di kepala. Selain itu saat ini ada 3 korban lainnya yakni Paini, Paikem, dan Parni juga masih menjalani perawatan medis di RS. Budi Rahayu dan 2 korban lainnya di Puskesmas Kademangan.

Kapolsek Lodoyo Barat AKP Sapto Rahmadi mengatakan, kejadian ini terjadi Minggu (6/11) sekitar jam 12.30 WIB Istri Kasirin melihat DM datang kerumahnya dan saksi pun langsung membangunkan Kasirin yang saat itu sedang tiduran di belakang rumah. Saksi meminta Kasirin untuk bersembunyi namun ternyata DM sudah berada di dapur miliknya. Melihat Kasirin DM langsung memukul Kasirin dengan balok kayu. Selanjutnya DM keluar dan menuju rumah Samuji, dan DM langsung menyeret Samuji keluar rumah dan memukulinya. Tidak puas memukul Samuji, DM menuju rumah Paikem dan Paini dan melakukan hal yang sama. Setelah itu DM keluar dari rumah Paini dan bertemu dengan Parni dijalan dan DM juga memukuli Parni. Melihat kejadian ini warga langsung mengejar DM dan DM pun kabur pergi ke ladang. Saat dilakukan pengejaran oleh Polisi dan warga, DM terjatuh dari tebing dan akhirnya berhasil ditangkap.

Baca juga  Dinkes Akan Uji Lab Makanan dan Minuman yang Dijual di Sekolah

“Tanpa alasan yang jelas pelaku ini memukuli korbannya menggunakan batako, dan setelah dikejar oleh petugas dan warga pelaku terjatuh dari tebing karena saat itu pelaku lari kearah ladang.” Ungkap AKP Sapto Rahmadi.

Baca: Orang Gila dan Gelandangan Resahkan Masyarakat

AKP Sapto Rahmadi menambahkan, sebelum melakukan pemukulan terhadap 5 korban ini, DM juga memukul 2 tetangganya di pagi hari. Saat ini DM masih menjalani perawatan di RSUD Mardi Waluyo Blitar, dan polisi akan memeriksa DM apabila sudah dinyatakan sembuh dari rumah sakit. Saat ini pihaknya belum bisa memastikan apakah DM mengalami gangguan jiwa.

Sementara itu dari keterangan Evi Liana cucu dari Samuji, sebelumnya DM diketahui tidak pernah memiliki masalah dengan tetangga. DM diketahui beberapa bulan yang lalu pulang merantau dari Kalimantan dan DM dikenal sering berkumpul bersama dengan warga laiinya. Selain itu sebelumnya DM juga diketahui tidak memiliki riwayat Gangguan Jiwa. (hmsblt)