43 Ton Beras Bulog, Habis dalam Operasi Pasar

0
46
Stok Beras
Ilustrasi gudang beras dari Tempo

Info Blitar – Tren tingginya harga beras di pasaran membuat Bulog Sub Divisi Tulungagung masih melanjutkan program operasi beras pasar. Seperti yang diinformasikan sebelumnya program sudah berjalan sejak pertengahan bulan Desember 2017 lalu. Di Kota Blitar sendiri pemkot melalui
Bulog Blitar gelar operasi beras pasar di 4 tempat masing – masing Pasar Templek, Pasar Legi dan Pasar Pon. Selain itu juga di rekanan Bulog yang berlokasi di Kelurahan Klampok. Beras dengan kualitas medium dijual dalam kemasan 5 kilogram untuk pembeli rumahan dan 50 kilogram untuk pedagang.

Bagian Perekonomian dan Kesra Setda Kota Blitar menjelaskan bahwa hingga minggu terakhir bulan Januari 2018 ini beras yang terjual sudah lebih dari 43 ribu 500 kilogram atau 43,5 ton beras dengan lokasi laku terbanyak terdapat pada Pasar Templek Kota Blitar. Beras dari Bulog ini dijual dengan harga eceran sebesar 8.350 rupiah perkilogram sementara untuk pedagang seharga 8.100 rupiah perkilogram. Namun jika dijual kembali sesuai HET maksimal seharga 9.350 rupiah perkilogram.

Baca juga  Warga Rembang Sananwetan Tersengat Listrik saat Membenarkan Antena TV

Menurut Dian sesuai rencana operasi beras pasar akan dilaksanakan hingga akhir bulan Januari 2018. Namun jika kenaikan harga beras tetap tinggi, Pemkot Blitar akan mengajukan perpanjangan operasi beras pasar kepada pihak Bulog. Ia berharap dengan adanya program ini tren kenaikan harga beras di Kota Blitar bisa ditekan.

“Operasi sendiri akan dilaksanakan sampai akhir bulan atau 31 Januari 2018 tetapi jika kenaikan harga tetap tinggi nanti pihak Kota blitar akan mengajukan kepada Bulog agar melakukan perpanjangan operasi beras pasar. Harapannya dengan adanya operasi beras pasar ini tren kenaikan beras bisa diturunkan. Selain itu agar masyarakat bisa mendapat banyak pilihan harga. Karena ini murah dan tersedia jadi tidak perlu bingung”, jelas Dian.(vik)