Asisten II Pemkot Blitar Menjadi Korban Tabrakan Beruntun Di Tulungagung

0
65
Mobil ringsek akibat terhimpit dua kendaraan. Foto Kiriman Kaji Ali
Mobil ringsek akibat terhimpit dua kendaraan. Foto Kiriman Kaji Ali

Info Blitar – Kecelakaan yang menimpa Asisten II Kota Blitar, sekaligus Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Blitar, Didik Hariyadi. Pada Selasa (10/4/2018) sekitar pukul 12.00 WIB di Jalan Raya Desa Buntaran, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung siang tadi. Mengalami luka yang cukup parah dan kerusakan berat pada mobil Honda City yang dia kendarai, akibat terjepit dua kendaraan.

Kronologis kecelakaan ini sendiri terjadi saat mobil berplat merah tersebut jalan beriringan dengan tiga mobil dari arah timur.  Paling depan adalah truk tebu AG 8393 UM, kemudian sedan yang ditumpangi Didik, dan terakhir truk bermuatan gula merah AG 9543 VB.

Menurut kernet truk gula yang bernama Edi, truk pasir tebu yang ada di depan berbelok mendadak ke kanan.

“Truk yang di depan kasih tanda berbeloknya mendadak,” ujar Edi.

Truk gula merah sempat mengerem, namun jaraknya terlalu dekat sehingga tidak cukup untuk berhenti.

“Karena muatannya gula kan cukup berat, jadi tidak bisa langsung berhenti,” tambah Edi.

Baca juga  Orang Meninggal dalam Mobil di Sidorejo Ponggok

Truk yang dikemudikan Hari menabrak bagian belakang sedan yang ditumpangi Didik Hariyadi.

Sedan sempat terdorong hingga menabrak truk tebu di depannya.

Bagian belakang sedan ringsek parah. Sementara bagian depan, kap mesin rusak parah.

Namun kabin sedan masih utuh. Karena kerasnya benturan, Didik Hariyadi mengalami luka cukup parah.

“Mungkin karena goncangannya terlalu keras. Tadi dia sempat mengeluh tidak bisa merasakan kakinya,” ujar warga di lokasi kejadian.

Kanit Laka Lantas, Satkantas Polres Tulungagung, Ipda Diyon Fitriyanto mengatakan, korban sudah dievakuasi ke rumah sakit Era Medika Ngunut.

“Sopirnya tidak terluka. Hanya penumpang yang di kiri depan,” ujar Diyon.

Diyon mengaku heran, karena airbag mobil tidak mengembang.

Padahal mobil ini tergolong baru dan sudah dilengkapi fitur pengaman benturan ini.

“Kalau airbag-nya mengembang tidak mungkin luka parah. Tapi kenapa kok tidak mengembang?” ucap Diyon.