Korban Perusakan Peralatan Usaha Penyebrangan Sungai, Laporkan Rekan Bisnisnya Ke Polisi

0
29
penyebrangan sungai brantas
penyebrangan sungai brantas. Foto proklamatornews.com

Info Blitar – Sugito (53) warga Selokajang, kecamatan Srengat Kabupaten Blitar. Pada hari Senin (9/4/2018) melaporkan kejadian perusakan peralatan penyebrangan sungai miliknya di Polres Blitar Kota.

Menurut staff Humas Polres Blitar Kota  Bripka Prasetyo korban melapor ke Polres Blitar Kota setelah perahu dan sejumlah peralatan usaha penyeberangan sungai miliknya, dirusak rekan bisnisnya SW, lelaki 45 tahun warga Desa Selokajang Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar.

Kejadian bermula sejak keduanya memulai perjanjian kerja sama usaha penyeberangan perahu tambangan di Sungai Brantas Desa Selokajang Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar pada bulan Oktober 2017 lalu. SW telah mengivestasikan uang sekitar Rp 75 juta kepada korban, sementara korban berinvestasi sebesar Rp 150 juta dengan sistem 10 persen dari hasil bersih usaha diserahkan kepada SW dan sisanya untuk korban, karena korban masih dibebani bayar sewa tanah yang digunakan untuk akses masuk ke lokasi penyeberangan.

Karena tidak sabar uang modal yang dikeluarkan tidak kunjung kembali, sekitar bulan April 2018, SW mendatangi korban dan meminta uang investasi beserta bunganya kembali dengan total mencapai sekitar Rp 99 juta dan meminta korban menutup usahanya apabila uang SW tidak kunjung dikembalikan.

Namun karena geram uang SW tidak kunjung dikembalikan, sementara usaha penyeberangan tetap berjalan, SW akhirnya merusak 4 buah pelampung di atas perahu milik korban, serta memutus tali penyeberangan menggunakan sajam berupa parang kemudian memecahkan lampu penerangan di tempat tunggu penyeberangan milik korban menggunakan balok kayu. Merasa dirugikan, korban akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polres Blitar Kota guna proses lebih lanjut.

Sekitar pukul 10.00 WIB, di hari Selasa (10/4/2018)  terlihat korban, SW dan beberapa karyawan pekerja penyeberangan milik korban mendatangi Polres Blitar Kota untuk dimintai keterangan terkait kejadian itu.

Selain itu, terdapat foto bukti pengerusakan yang dilakukan SW, serta 1 bendel Surat Perjanjian Kerjasama Usaha Penyeberangan Perahu yang saat ini diamankan di Mapolres Blitar Kota guna proses penyidikan.