Perkosa Anak Dibawah Umur, Terancam Penjara dan Kebiri

0
177
Tersangka Pemerkosaan Anak di Bawah Umur
Tersangka Pemerkosaan Anak di Bawah Umur. Foto Polres Blitar Kota

Info Blitar – Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono mengatakan lelaki inisial MRS (22) warga Purwokerto Srengat yang ditangkap karena menculik, mencabuli disertai pemerkosaan pada perempuan di bawah umur inisial DA (7) asal Srengat Minggu malam lalu akan dijerat hukuman kebiri.

Kata dia, ini sesuai dengan Perppu Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang menegaskan pelaku pencabulan anak dapat dikenai tindakan berupa kebiri kimia & pemasangan pendeteksi elektronik demi menimbulkan efek jera bagi pelaku sekaligus sebagai peringatan untuk orang lain agar tidak melakukan hal yang sama.

Selain itu, tim penyidik juga akan memeriksa kondisi kejiwaan MRS untuk memperkuat dugaan kelainan seksual yang dimiliki MRS karena nekat mencabuli DA sehingga nantinya selain hukuman kebiri, MRS juga akan dipidana penjara selama 5 hingga 15 tahun.

Kata AKP Heri, hingga saat ini polisi Polres Blitar Kota memastikan tidak ada korban lain yang menjadi korban pencabulan yang dilakukan pelaku MRS.

Baca juga  Stadion Soeprijadi Kota Blitar di Sebut Representatif Bagi Penonton Oleh PSSI

Ini dibuktikan dengan keterangan pelaku saat proses penyidikan. Pelaku mengaku meskipun cukup sering melakukan hubungan seksual dengan beberapa wanita, namun baru kepada DA pelaku melakukan persetubuhan kepada anak di bawah umur.

Artinya, beberapa wanita yang sebelumnya melakukan hubungan seksual dengan pelaku tidak dapat dikatakan sebagai korban karena dilakukan atas dasar suka sama suka.

Sehingga apabila terdapat informasi ada lebih dari 2 anak yang menjadi korban dari pelaku, AKP Heri menegaskan informasi itu hoax atau berita bohong yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Di postingan kami sebelumnya, MRS sekitar jam 10 Minggu malam ditangkap  Tim Buser Satreskrim Polres Blitar Kota karena melakukan penculikan 2 anak perempuan asal Srengat inisial DA & RS, serta melakukan pencabulan hingga pemerkosaan terhadap DA.

Karena dapat memberikan keterangan secara runtut kepada tim penyidik, polisi  Polres Blitar Kota memastikan MRS tidak gila atau tidak mengalami  gangguan jiwa sehingga MRS akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.