Walikota Blitar dan Bupati Tulungagung Jadi Tersangka KPK, Kini Buron

0
1635
Gedung KPK (Agung Pambudhy/detikcom)
Gedung KPK (Agung Pambudhy/detikcom)

InfoBlitar – KPK akan meminta Polri memasukkan Walikota Blitar M Samanhudi Anwar & Bupati Tulungagung non-aktif Syahri Mulyo ke dalam  Daftar Pencarian Orang atau DPO. Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap namun belum ditangkap.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang mengimbau kepada Samanhudi & Syahri untuk menyerahkan diri. Saut menyakini keduanya akan bersikap kooperatif.

Samanhudi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK karena diduga menerima Rp 1,5 miliar terkait ijin proyek Pemkot Blitar untuk pembangunan SMP di Kota Blitar dengan nilai kontrak Rp 23 miliar. Fee itu diduga bagian dari 8% yang menjadi bagian Samanhudi dari total fee 10% yang disepakati.

Sedangkan Syahri ditengarai menerima suap sebanyak 3 kali sebagai fee atas beberapa proyek pembangunan infrastruktur peningkatan jalan di Dinas PUPR PemkabTulungagung. Total penerimaan Syahri Rp 2,5 miliar.

Baik Samanhudi maupun Syahri diduga menerima suap dari seorang pengusaha swasta atau kontraktor atas nama Susilo Prabowo.

Baca juga  Pawai Budaya Tempoe Doloe di Srengat

Atas perbuatannya, Samanhudi & Syahri dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 & Pasal 12 B Undang2 Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang2 Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Untuk perkara di Blitar ada 3 tersangka yang ditetapkan:

  • A. sebagai penerima:
    • M Samanhudi Anwar selaku Wali Kota Blitar periode 2016-2021
    • Bambang Purnomo selaku swasta
  • sebagai pemberi:
    • Susilo Prabowo selaku swasta atau kontraktor.

Untuk perkara di Tulungagung ada 4 tersangka yang ditetapkan:

  • Sebagai penerima:
    • Syahri Mulyo selaku Bupati Tulungagung periode 2013-2018
    • Agung Prayitno selaku swasta
    • Sutrisno selaku Kadis PUPR Pemkab Tulungagung
  • Sebagai pemberi:
    • Susilo Prabowo selaku kontraktor atau swasta.

Total ada 6 orang yang ditetapkan KPK sebagai tersangka. Namun hanya 4 orang yang sudah ditangkap & saat ini berada di KPK, sedangkan 2 orang lainnya, Syahri & Samanhudi masih buron atau dalam pencarian.