Thursday, April 25, 2024
promo shopee
HomePeristiwaDianggap Angker, Dua Bocah SD Bakar Sebuah Bus

Dianggap Angker, Dua Bocah SD Bakar Sebuah Bus

Sebuah bus milik Paguyuban Kawula Alit yang mangkrak dan parkir di lahan kosong milik AW alias SK yang berada di Jl. Ketapang, Tlumpu, Kota Blitar dikabarkan terbakar kemarin sore (20/12) sekitar pukul 16.30. Bus yang sebelumnya pernah diparkirkan di Garasi Jl. Widuri selama 5 tahun ini baru dipindahkan ke lahan kosong selama setahun belakangan karena memakan tempat di garasi.

AW yang mendengar kabar tersebut dari warga sekitar meminta karyawannya untuk mengecek kondisi bus, dan ternyata memang bus sudah dalam kondisi terbakar seluruhnya. Karyawan AW kemudian berusaha memadakan api dan akhirnya api yang membakar bus berhasil dipadamkan.

Malam harinya sekitar pukul 18.00, datang 3 orang bernama A, N dan seorang anak bernama S (8) ke kediaman AW dengan tujuan memberikan informasi bahwa anaknya yang bernama S telah mengakui bahwa ia bersama seorang temannya (R) telah melakukan perbuatan membakar bus yang terparkir di lahan kosong miliknya.

Kejadian tersebut bermula ketika S ingin membeli korek api jenis kayu seharga Rp.500 untuk digunakan bermain bersama R. Keduanya memang sudah sering bermain di lahan kosong tersebut. Saat kejadian, kedua anak tersebut memiliki anggapan bahwa bus yang terparkir di lahan kosong tersebut merupakan bus yang ‘Angker’.

Atas anggapan tersebut, kedua anak tersebut membakar bus tersebut dengan cara memasukkan beberapa sampah kering ke dalam lampu kaca bis bagian belakang yang pecah dan membakarnya menggunakan korek api yang dibawanya. Setelah api membesar, keduanya panik dan pulang ke rumah kemudian menceritakan kepada orang tuanya.

Kemudian dilakukan mediasi antara perwakilan dari Paguyuban Kawula Alit dan kedua anak yang membakar bus mangkrak milik paguyuban kawula alit dengan gambar logo PDIP di bagian depannya. Polisi masih melakukan penyelidikan dalam peristiwa kebakaran bus tersebut

Komentar
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular