Tuesday, May 21, 2024
promo shopee
HomeAgendaJadwal Pladu Bendungan Wlingi dan Lodoyo 2024

Jadwal Pladu Bendungan Wlingi dan Lodoyo 2024

Jadwal pladu tahun 2024 di bendungan wlingi yang juga dikenal dengan bendungan Jegu dan bendungan Lodoyo yang juga dikenal dengan bendungan Serut rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 13 – 17 Mei.

Rencananya, pintu air waduk Wlingi dan Lodoyo akan dibuka pada tanggal 13 Mei 2024 pada pukul 12.00. Ini akan menyebabkan peningkatan debit air pada sungai Brantas sampai wilayah Kediri

Namun pada hari ini (07/05/2024), terdapat perubahan jadwal pladu atau flushing bendungan wlingi dan bendungan Lodoyo. Hal ini disebabkan oleh permintaan dari Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) di Blitar yang saat ini sedang masuk musim tanam.

Apabila bendungan di flushing, mereka tidak akan mendapatkan alokasi air sehingga dapat menyebabkan gagal tanam. Untuk itu perlu sinkronisasi jadwal kegiatan tanam padi dan kegiatan pemeliharaan waduk.

Oleh karena itu, jadwal flushing yang tadinya digandekan pada tanggal 13 – 17 Mei 2024, diundur menjadi tanggal 20 – 24 Mei 2024. Rencananya pintu air di waduk wlingi dan Lodoyo akan dibuka pada tanggal 20 Mei 2024 pukul 12.00

Saat pladu, biasanya masyarakat berbondong-bondong ke sungai mencari ikan yang mabuk terkena arus kencang. Untuk itu masyarakat dihimbau untuk tidak beraktivitas di sekitar sungai saat proses pladu atau flushing ini, karena sangat berbahaya

Selama proses pladu, akses jalan yang melewati bendungan akan ditutup total.

Apa itu Pladu?

Pladu atau flushing bendungan adalah proses pelepasan air yang dilakukan pada sebuah bendungan atau waduk untuk menghilangkan endapan lumpur dan sedimen yang telah terkumpul di dasar bendungan.

Proses ini umumnya dilakukan dengan membuka pintu bendungan atau menggunakan saluran khusus untuk membuang air secara cepat, yang membawa serta endapan tersebut keluar.

Flushing ini diperlukan untuk menjaga kapasitas penyimpanan air di dalam bendungan, karena endapan lumpur dan sedimen dapat mengurangi volume efektif waduk dan mengganggu operasional bendungan.

Proses ini juga membantu dalam mencegah sedimentasi yang dapat mengganggu ekosistem dan mengurangi efisiensi pembangkit listrik tenaga air.

Komentar
RELATED ARTICLES

Most Popular