Pelatihan Manajemen Kepengawasan Guna Mengingkatkan Kinerja Karyawan oleh Dosen UNISBA

0
26

Pengawasan merupakan kegiatan yang sangat penting untuk dilakukan dalam sebuah organisasi atau usaha untuk mengontrol apakah perencanaan yang telah ditetapkan telah berjalan dengan baik atau perlu ada perbaikan. Disisi lain pengawasan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari manajemen untuk dapat meningkatkan kinerja karyawannya. Kinerja karyawan yang baik akan mendukung tercapainya target goals organisasi/ perusahaan.

promo shopee

Melihat pentingnya pengawasan perlu dilakukan manajemen yang baik dalam pengawasan, untuk itu Fakultas Ilmu Sosial dan Politik ikut berperan dalam mendukung dan memberikan pelatihan kepada beberapa pelaku usaha dan karyawan yang ada di wilayah Blitar tentang pentingnya manajemen kepengawasan untuk meningkatkan kinerja karyawan. Pelatihan manajemen kepengawasan dilaksanakan secara daring menggunakan zoom meeting yang diikuti oleh beberapa pelaku usaha dan juga karyawan yang berjumlah 24 Orang. Zoom Meeting dilaksanakan pada hari Jumat, 18 November 2022.

Materi pertama dipaparkan oleh Bapak Dandhy Novriharyaji, S.Sos., MM, Dosen tetap pada Program Studi Ilmu Administrasi Niaga. Beliau menyampaikan manajemen kepengawasan yang baik adalah dengan adanya Standard Operasional Prosedur (SOP) yang jelas. Hal tersebut akan memudahkan pimpinan untuk mengontrol kinerja karyawan agar bekerja sesuai dengan apa yang telah menjadi ketetapan perusahaan sehingga target goals dapat tercapai. Lebih lanjut beliau menyampaikan tahap dalam proses pengawasan, mulai dari penetapan standard, penentuan pengukuran pelaksanaan kegiatan, dan perbandingan dengan standard dan evaluasi. Dari tahap-tahap tersebut perlu diadakan koreksi apakah ada yang perlu adanya revisi sesuai dengan kondisi terkini yang ada pada perusahaan.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Bapak Muhammad Nasyirudin, S.Ag., MM, Dosen Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Pelatihan kepengawasan yang disampaikan terkait dengan kondisi yang harus diperhatikan agar pengawasan dapat berfungsi secara efektif. Hal-hal tersebut antara lain (1) pengawasan harus sesuai dan dikaitkan dengan tujuan, sifat dan kebutuhan organisasi (2) Pengawasan untuk tidak dilakukan terlalu sering agar karyawan tidak kehilangan otonomnya (3) Pengawasan harus fleksibel, artinya sistem pengawasan menunjukkan kapan, dan dimana tindakan koreksi harus diambil (4) Pengawasan hendaknya tidak hanya mengungkap penyimpangan dari standar tetapi pada penyediaan perbaikan, menentukan tindakan perbaikan sehingga mengacu pada prosedur pemecahan masalah.

Komentar
Dapatkan info terbaru seputar Blitar melalui Facebook , Instagram dan Aplikasi Android.
Previous articlePenguatan Kelembagaan UKM Pengolahan Hasil Olahan Alam (Criping)
Next articleDosen FISIPOL UNISBA Memberikan Pelatihan Manajemen Usaha untuk Meningkatkan Bisnis Sebagai Bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat