Siraman Gong Kyai Pradah Lodoyo Blitar: Jadwal, Lokasi, dan Rangkaian Acara

Oleh Redaksi Info Blitar · Selasa, 26 September 2023 · 14.43 WIB · 771 kali dibaca

Siraman Gong Kyai Pradah

Siraman Gong Kyai Pradah, juga disebut Jamasan Pusaka Gong Kyai Pradah, adalah upacara adat memandikan gong pusaka Kyai Pradah dengan air kembang setaman di Alun-alun Lodoyo, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar. Upacara digelar setiap tahun bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW (12 Rabiul Awal), terbuka untuk umum, dan tidak dipungut biaya.

Jadwal Siraman Tahun Ini

Pola acara setiap tahun:

  • Waktu: bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW.
  • Lokasi: Alun-alun Lodoyo, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar.
  • Malam tirakatan: sehari sebelum prosesi, malam hari.
  • Prosesi siraman: pagi hari, terbuka untuk umum dan gratis.

Siraman berikutnya: bertepatan dengan Maulid Nabi 1449 H pada 2027. Tanggal pastinya diumumkan Pemerintah Kabupaten Blitar menjelang Maulid.

Diperbarui 16 Oktober 2026.

Apa itu Gong Kyai Pradah?

Gong Kyai Pradah adalah gong pusaka yang disimpan dan dirawat masyarakat Lodoyo, sebutan lama untuk wilayah Sutojayan dan sekitarnya. Asal-usulnya diceritakan turun-temurun dalam beberapa versi. Upacara siraman termasuk Warisan Budaya Takbenda Indonesia.

Air bekas siraman dipercaya membawa berkah, sehingga ribuan warga dari Blitar dan luar daerah biasanya berdesakan untuk mendapatkannya.

Kapan siraman digelar?

Siraman utama digelar setiap 12 Rabiul Awal, bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW. Karena mengikuti kalender Hijriah, tanggal Masehinya maju sekitar 11 hari setiap tahun. Pada 2016–2023, prosesi digelar sehari atau dua hari sesudah hari libur nasional Maulid Nabi.

TahunHari dan tanggalLokasi dan jam
2016Selasa, 13 DesemberHalaman Kantor Kecamatan Sutojayan, mulai 08.00 WIB
2017Sabtu, 2 DesemberHalaman Kantor Kecamatan Sutojayan, mulai 09.00 WIB
2018Kamis, 22 NovemberHalaman Kantor Kecamatan Sutojayan, mulai 08.00 WIB
2019Senin, 11 NovemberAlun-alun Lodoyo, mulai 07.00 WIB
2022Minggu, 9 OktoberAlun-alun Lodoyo, mulai 07.00 WIB
2023Jumat, 29 SeptemberAlun-alun Lodoyo, prosesi mulai 05.30 WIB

Rangkaian acara

Siraman bukan acara satu hari. Contoh rangkaian pada 2023:

  • Malam tirakatan: Kamis, 28 September 2023, sore, sehari sebelum prosesi.
  • Prosesi siraman (jamasan): Jumat, 29 September 2023, mulai 05.30 WIB. Gong dimandikan dengan air kembang setaman, lalu warga berebut air bekas siraman.
  • Sepasaran: Selasa, 3 Oktober 2023, malam, berisi selamatan dan jedoran.
  • Malam tirakatan Jumat Legi: Kamis, 26 Oktober 2023, malam, berisi selamatan dan jaranan.
  • Selapan: Kamis, 2 November 2023, malam, berisi selamatan, jedoran, dan jaranan.

Prosesi biasanya dihadiri Bupati Blitar dan jajaran Forkopimda Kabupaten Blitar.

Tips datang ke siraman

  • Datang pagi. Pada tahun-tahun lalu prosesi dimulai antara pukul 05.30 dan 09.00 WIB.
  • Alun-alun Lodoyo sangat padat saat pembagian air; awasi anak dan barang bawaan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Kapan Siraman Gong Kyai Pradah digelar?

Setiap tahun bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW, 12 Rabiul Awal. Karena mengikuti kalender Hijriah, tanggal Masehinya maju sekitar 11 hari tiap tahun.

Di mana lokasi Siraman Gong Kyai Pradah?

Di Alun-alun Lodoyo, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar. Sebelum 2019, prosesi digelar di halaman Kantor Kecamatan Sutojayan.

Apakah menonton siraman dipungut biaya?

Tidak. Upacara terbuka untuk umum dan gratis.

Kenapa warga berebut air siraman?

Air bekas memandikan gong pusaka itu dipercaya membawa berkah, sehingga banyak warga ingin membawanya pulang.

Agenda tahunan lain di Blitar: kalender event Kota dan Kabupaten Blitar. Informasi resmi kegiatan budaya Kabupaten Blitar ada di situs Pemerintah Kabupaten Blitar.

Komentar

Berita terkait