DPMPTSP Kota Blitar Kenalkan Perizinan Usaha ke Pelajar SMK lewat Program DPMPTSP OTW

Oleh Redaksi Info Blitar · Kamis, 15 Oktober 2026 · 18.41 WIB

Pelajar SMK duduk berderet mendengarkan pemateri di aula terbuka, dengan spanduk DPMPTSP OTW di sisi kanan
Pelajar dan guru dari enam SMK di Kota Blitar mengikuti sosialisasi perizinan berusaha DPMPTSP OTW di SMK Islam 1 Blitar, Rabu (14/10/2026). (Foto: DPMPTSP Kota Blitar)

BLITAR – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Blitar mengenalkan prosedur perizinan berusaha kepada 150 pelajar dan guru dari enam SMK di Kota Blitar melalui program DPMPTSP OTW. Kegiatan perdana ini berlangsung di SMK Islam 1 Blitar, Rabu (14/10/2026).

Nama DPMPTSP OTW berasal dari istilah on the way atau “sedang di jalan”. Lewat program ini, DPMPTSP menjemput bola dengan mendatangi warga untuk berdiskusi, memberi informasi, dan mendampingi pengurusan perizinan berusaha.

Enam sekolah yang mengirim peserta adalah SMK Islam 1 Blitar, SMK Katolik Santo Yusuf Kota Blitar, SMKN 1 Kota Blitar, SMKN 2 Kota Blitar, SMKN 3 Kota Blitar, dan SMK PGRI 1 Kota Blitar. Kepala SMK Islam 1 Blitar serta perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten dan Kota Blitar turut hadir.

Belajar NIB dan OSS sejak sekolah

“Acara pertama ini kami mengajak pelajar SMK untuk belajar dan berdiskusi tentang perizinan usaha sejak usia dini. Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini, siswa-siswi SMK sudah melek atau mengetahui prosedur perizinan berusaha, seperti NIB, OSS, dan lain-lain. Sehingga sewaktu mereka lulus sekolah dan membangun usaha, mereka sudah mengetahui prosedur perizinan berusaha itu seperti apa,” kata Kepala DPMPTSP Kota Blitar, Paring Gentur Utomo.

Nomor Induk Berusaha (NIB) adalah identitas pelaku usaha yang diterbitkan melalui sistem Online Single Submission (OSS) di oss.go.id.

Sejumlah peserta ternyata sudah merintis usaha, mulai dari berjualan ikan hias hingga menjadi reseller di media sosial. Mereka menanyakan cara mengurus NIB untuk usaha tersebut. Para guru pendamping juga ikut bertanya soal prosedur perizinan.

DPMPTSP berharap peserta membawa materi ini ke sekolah masing-masing dan meneruskannya kepada guru, teman, keluarga, hingga tetangga.

“Pemerintah Kota Blitar hadir tidak hanya untuk pengusaha yang sudah beroperasi, tetapi juga hadir untuk mendampingi pengusaha yang sedang merintis karier, seperti mas-mas dan mbak-mbak pelajar ini contohnya,” pungkas Paring.

Berikutnya ke pasar dan kelurahan

Setelah sekolah, DPMPTSP OTW direncanakan menyambangi pasar, kelurahan, pelaku usaha, dan tempat lain di Kota Blitar.

Komentar

Berita terkait