Tuesday, July 23, 2024
promo shopee
HomePendidikanArahan Presiden Joko Widodo Mengenai Peta Jalan Pendidikan Tahun 2020-2035

Arahan Presiden Joko Widodo Mengenai Peta Jalan Pendidikan Tahun 2020-2035

Info Blitar – Hampir empat bulan kita dikarantina sebab pandemi corona virus. Peraturan semakin ketat setiap bulannya. Banyak pegawai kena PHK. Sekolah diliburkan belajar di rumah dan setiap hari melaporkan hasil belajar kepada guru melalui Whatsapp. Hingga diberlakukan New Normal dengan mengedepankan protokol kesehatan beberapa sektor ekonomi sudah dijalankan kembali. Sekolah akan memasuki tahun ajaran baru tetapi informasi masuk efektif belum keluar.

Kamis (04/6)pada Rapat Terbatas melalui Konferensi Video, Presiden RI, Joko Widodo memberi arahan mengenai Peta Jalan Pendidikan Tahun 2020-2035, yaitu;

Benchmarking Sistem Pendidikan

Lakukan benchmarking pada negara-negara yang telah berhasil mengadaptasi sistem pendidikan untuk memenuhi kebutuhan perubahan di masa depan.

Pendidikan Karakter

SDM Unggul yang ingin dibangun adalah SDM yang berkarakter dan berakhlak mulia, dengan menumbuhkan nilai-nilai budaya Indonesia dan Pancasila. Pendidikan karakter sangat penting dalam pembangunan mental dan karakter bangsa.

Target yang Terukur

Buat target yang tinggi agar optimis dan semangat, anata lain target angka partisipasi pendidikan dasar, menengah, dan tinggi, target hasil belajar berkualitas (perbaikan kualitas guru, kurikulum, infrastruktur sekolah),serta bagaimana mewujudkan distribusi pendidikan yang inklusif dan merata.

Reformasi Pendidikan

Reformasi pendidikan tidak hanya ditentukan oleh Kemendikbud, tapi juga memerlukan dukungan komunitas pendidikan, K/L, masyarakat, pemda, dan kemitraan swasta, karena bukan hanya mencakup kurikulum, pedagogi, dan metode penilaian, tapi juga perbaikan infrastruktur, penyediaan akses teknologi, dan dukungan pendanaan.

Arahan Presiden Joko Widodo Mengenai Peta Jalan Pendidikan Tahun 2020-2035 1
Arahan Presiden RI mengenai Peta Peta Jalan Pendidikan Tahun 2020-2035. Foto dari Sekretariat Kabinet
Komentar
RELATED ARTICLES

Most Popular